Showing posts with label cerita. Show all posts
Showing posts with label cerita. Show all posts

SUTRADARA CILIK

Sekarang di rumah sudah ada sutradara cilik. Tahu kan? kalau tugas sutradara di sebuah produksi film, berarti dia harus mengarahkan akting si aktor/aktris, mulai dari gerak-gerik sampai apa yang harus diucapkan. Nah itu juga sekarang yang sedang banyak terjadi dirumah. Dan sutradara cilik itu pastilah anakku.
Si kecil sekarang sudah berumur 4 tahun, dan menurutku untuk balita seumur dia, kosakata yang sering dipakai cukup banyak, mungkin pengaruh dari seringnya membaca buku bersama atau pada waktu menonton film.
Dan tak jarang dia menanyakan arti kata-kata yang dia kurang mengerti maknanya dan aku juga berusaha menjelaskan dengan bahasa anak-anak versinya, meskipun terkadang kata-kata yang ditanyakan agak sulit mencari padanannya dalam bahasa kanak-kanak.
Namun, yang paling membuatku selalu tersenyum adalah hobi-nya menjadi sutradara.
Dalam setiap permainan apapun, si kecil selalu berusaha mengarahkan kami tentang apa yang harus diucapkan dan dengan mimik yang bagaimana.
Suatu ketika dia sedang bermain jual-jualan, kebetulan aku dan si kecil suka sekali dengan bakso kepala sapi. Nah saat itu dia sedang berperan sebagai penjual bakso kepala sapi. Seluruh peralatan makan-ku dia keluarkan dan mulai digelar sesuai dengan imajinasinya.
Mulailah sang sutradara, katanya,"Bu, nanti ibu beli bakso kepala sapi ya, bilang gini pak, beli bakso kepala sapi-nya ya, dimakan disini, baksonya 3 pakai sambel"!
"Oke", kataku.
"Pak, beli baksonya ya? makan sini, baksonya 3 pakai sambel", ulang-ku.
"Iya, tunggu ya", katanya
Segera si kecil sibuk menyiapkan seporsi bakso di mangkok plastikku.
"Ini baksonya, silahkan", katanya.
"Terima kasih", kataku
"Sama-sama",jawabnya.
Setelah pura2 aku makan, aku kembalikan mangkoknya sambil berkata,"ini pak, sudah".
"Lho jangan bilang gitu bu, bilang gini, Wah baksonya enak pak, sedap. Terima kasih banyak", katanya.
"Wah, baksonya enak pak, sedap. Terima kasih banyak", kataku.
"Sama-sama".
Belum selang 1 menit, "lho ibu kok ga kepedesan, bilang gini, wuih baksonya pedhes, pak beli es tehnya ya? gitu lho bu", katanya.
Dan aku ulangi apa yang dia minta.
.....
Si kecil semakin hari semakin banyak kulihat perbedaannya. Semakin mengerti dan semakin mampu memahami apa yang ada disekelilingnya. Dan kuamati, sekecil apapun perubahan pada tingkah laku atau perkataan pada orangtuanya selalu dia bertanya, "Mengapa?"
Selain itu, dia sudah pandai mengungkapkan kebutuhannya, keinginannya, cita-citanya dan apa yang ada dipikirannya. Kami-pun berusaha memberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya, dan semua hal kami coba sampaikan bahwa ada konsekuensi-nya. Apa yang dia lakukan buruk dan merugikan pasti hasil nya juga tak enak, begitu juga sebaliknya. Untuk hal ini aku memakai kebiasaan poin dan reward, prestasi-prestasi kecil dirumah seperti mau membantu bersih-bersih, makan dihabiskan, dll akan kami berikan reward agar si kecil lebih semangat dan percaya diri. Apabila dia melanggar kesepakatan, reward akan diambil, begitu seterusnya.
Selain itu kami terbiasa selalu berkomunikasi tentang apa yang kami rasakan. Dirumah aku berusaha menjadi ibu, kakak dan teman bagi si kecil. Rasa senang, sedih, sakit, kecewa, disakiti, gembira atau apapun itu kami mampu untuk membagi satu sama lain.
Jadi teringat satu puisi yang pernah kubaca.
Your children are not your children
they are the sons and daughters of life's longing for itself
they came through you but not from you
and through they are with you yet, they belong not to you.
You may give them your love, but not your thoughts
for they have their own thoughts.
you may house their bodies but not their souls
for their soul dwell in the house of tomorrow which
you can not visit, not even n your dream
you may strive to be like them, but seek not to make them like you
for life goes not backwards nor tarries with yesterday
you are the bows from which your children as
living arrows are sent forth
("On Children" taken from The Prophet Kahlil Gibran 1923)
Harapan-ku sejak di dalam perut, sampai sekarang tetaplah sama, semoga si kecil- menjadi pribadi yang mengerti. Amieenn... I love u .. always and forever.
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

RANAH 3 WARNA

Ada satu lagi buku yang menjadi favoritku, yaitu Ranah 3 Warna karya A Fuadi. Sebetulnya ini adalah buku kedua dari Trilogi Negeri 5 Menara, jadi baik buku pertama maupun buku kedua sudah menjadi favorit.
Kedua buku ini ditulis oleh A.Fuadi, mantan wartawan TEMPO dan VOA, penerima 8 beasiswa luar negeri, penyuka fotografi, dan terakhir menjadi Direktur Komunikasi disebuah NGO konservasi. Alumni pondok modern Gontor, HI Unpad, George Washington University, dan Royal Holloway, University of London.
Buku ini dimulai dari seorang anak yang bernama Alif, yang menuruti nasihat ibunya untuk belajar ilmu agama di pondok, meskipun tidak sesuai dengan kata hatinya yang saat itu ingin masuk di sekolah umum. Dia yang sebelumnya tidak pernah menginjakkan kaki kemanapun selain tanah Minangkau kelahirannya akhirnya memulai petualangan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya bersama kawan-kawan karib se-pondoknya.
Di pondok Madani bersama dengan kawan-kawannya yaitu Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa, mereka belajar mengenai banyak hal. Dibawah bimbingan para ustadnya, Alif belajar tentang “mantera” sakti man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Dan dibawah menara masjid Pondok Madani inilah mereka mulai menggelar mimpi-mimpi mereka sambil menatap awan-awan lembayung yang menjelma menjadi Negara dan benua impian mereka masing-masing.
Di buku kedua, Ranah 3 Warna, Alif akhirnya mampu membuktikan bahwa meskipun tidak dari sekolah umum-pun, dia mampu melanjutkan ke UMPTN dan masuk di salah satu universitas di Bandung, bahkan dengan kerja keras dan kesabarannya dia mampu menginjakkan kaki ke benua Amerika sebagai wakil budaya dari Indonesia.
Banyak hal yang bisa diambil pelajaran dari kisah ini, salah satunya: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun, karena Tuhan sungguh Maha Mendengar. Dan apabila membaca tentang perjuangan Alif yang harus jatuh bangun mulai bekerja dari sales door to door untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari sampai akhirnya menjadi wartawan lepas, selalu berusaha diatas rata-rata orang lain, rasanya begitu berat namun akhirnya hasilnya mampu menebus semuanya. Dan semua itu karena tidak saja menerapkan man jadda wajada tetapi juga man shabara zhafira.
Tidak semua orang memang berani bermimpi, apalagi disaat ini di kondisi yang serba sulit, sehingga memangkas habis percaya diri dan harapan untuk lebih maju. Namun membaca kisah ini mengingatkan saya pada kisah yang hampir serupa seperti Laskar Pelangi. Ya, memang banyak memberikan inspirasi bagi pembaca agar tak gentar untuk selalu berusaha lebih baik, dan membuat saya menjadi lebih berani bermimpi.
Hidup di dunia memang hanya sementara, karena ada kehidupan lain yang lebih nyata, Namun apabila tak mengisinya dengan hal-hal positif dan selalu optimis apa akhirnya yang harus ditulis di buku kehidupan nantinya?
Sukses buat semua….^_^
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

TV PROGRAM

Hari ini aku lumayan menikmati nonton TV, tumben sekali memang, karena buatku acara televisi tidak terlalu menarik apalagi kalau acaranya itu itu saja. Dan sejak siang entah kenapa aku betul betul menikmati acaranya sampai acara malam hari, dan ternyata banyak sekali yang aku dapatkan hari ini. Selesai acara Michael jackson, malamnya ada acara Metro Files yang pas pada waktu itu mengulas tokoh proklamator, Soekarno-Hatta. Tentang 2 sisi yang berbeda dari proklamator namun mampu menjadi satu sebagai pengukir sejarah kemerdekaan bangsa. Kenapa disebut dua sisi yang berbeda, karena bung Karno banyak menampilkan sosok yang selalu penuh semangat, energinya mampu membakar semangat rakyat melalui pidato-pidatonya, dan tipe yang idealis, berusaha ada di barisan rakyat kecil, siap membela mereka. Sedangkan bung Hatta adalah sosok yang tenang, pengalamannya pernah dikirim ke negara lain membuat beliau selalu terbuka pada perubahan, dan sebagai proklamator bung Hatta banyak mewakili aspirasi rakyat Indonesia. Sehabis belajar tentang sejarah Indonesia, acara beralih ke Face to Face Desi Anwar. Dan kali ini tokoh yang diwawancara adalah Dalai Lama, pemimpin tinggi Tibet. Ada beberapa hal yang membuatku selalu teringat. Ketika Desi Anwar bertanya pada Dalai Lama tentang apa itu pandangannya terhadap manusia sekarang, menyikapinya dan apa itu kebahagiaan. Saat itu Dalai Lama memberikan ulasan, bahwa pada lapisan pertama semua manusia adalah sama, tidak perduli kaya miskin cantik jelek berpangkat atau tidak. Namun pada sekarang ini orang cenderung berpusat pada lapisan kedua yaitu ego, gengsi, kepentingan, keinginan, nafsu dll. Sehingga akhirnya muncul ketidakseimbangan dan yang berdampak pada kekacauan dikarenakan keinginan dan kepentingannya tidak terpenuhi. Menurut Dalai Lama, apabila kita ingin mengembalikan keseimbangan tersebut, haruslah fokus pada lapisan yang pertama, sebuah pemahaman tentang sosok manusia, hal ini juga berkenaan dengan memberikan perubahan. Apabila kita berusaha mempengaruhi atau merubah seseorang dengan cara kekerasan yang akan terjadi adalah perubahan tetapi pada jasmaninya, namun apabila kita ingin membuat perubahan secara total, berikan pengertian dan pemahaman. Tentang makna kebahagiaan, menurut Dalai Lama akan kita temukan apabila kita membuat hidup kita lebih bermakna, dengan memberikan manfaat positif akan keberadaan kita atau setidaknya berguna untuk orang-orang disekitar kita. Jadi isilah waktu yang diberikan dengan hal-hal positif yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain, sehingga kita tak melaluinya sia-sia. Dan program terakhir yang aku tonton adalah ESQ-Ary Ginanjar temanya jalan menuju sukses, yang banyak memberikan masukan tentang mendidik anak agar tak mudah terpengaruh lingkungan luar. Yaitu dengan diberikan pemahaman sejak dini tentang siapa diri kita dan mau kemana kita menuju. Ya, buatku semua memang tergantung dari bagaimana kita menyikapinya. Semula yang ternyata aku tidak hoby menonton TV bisa menghabiskan waktu lumayan lama didepan TV. Dan seperti aku bilang tadi, semua hal bisa berakhir positif atau negatif tergantung kita menilainya, dan untuk menilai kita harus mau membuka diri mencari referensi sebanyak banyaknya. Namun apabila hal yang dihadapi jelas banyak menimbulkan efek negatif, seperti menonton acara gosip atau sinetron, lebih baik putuskan untuk tinggalkan, sebelum referensi kita menjadi kabur tak beraturan... So,....always open your mind..think positive and belief in yourself. Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

BRAIN'S EMOTIONAL MEMORY BANK

Ketika aku membaca buku ESQ-Emotional spiritual Quotation karya Ari Ginanjar Agustian, ada satu istilah yang membuatku tertarik untuk mencari informasi lebih banyak. Dan kebetulan istilah ini ada hubungannya dengan diriku juga. Yaitu istilah ‘amigdala’. Disebutkan di buku ini bahwa Amigdala adalah struktur yang memainkan peranan sangat penting dalam situasi darurat emosi, yang merupakan brain’s emotional memory bank – tempat menyimpan semua kenangan kejayaan ataupun kegagalan, harapan dan ketakutan, kejengkelan dan frustasi. (Agustian, 2001:282)
Mengapa aku tertarik dengan istilah, mungkin bisa kujelaskan sedikit disini. Sepanjang aku mengenal diriku, dan juga pendapat dari orang – orang yang mengenalku, aku adalah tipikal orang yang cukup sensitive, buatku disini ada dua arti kata sensitive, dalam arti positif yaitu peka terhadap situasi ataupun dalam arti negative berarti mudah tersinggung. Di dua hal ini aku berada, sampai – sampai kalau aku mendengar, melihat ataupun membaca tentang hal-hal yang menyedihkan langsung spontan keluar air mata (hehehe…cengeng). Sama hal nya dengan mengingat. Kalau aku mengingat hal-hal masa lalu yang menjengkelkan meskipun itu sudah lewat bertahun tahun, masih juga merasa jengkel dan muncul emosi ataupun hal hal yang menyedihkan meskipun itu sudah lewat lama, masih juga merasa sedih apabila mengingatnya. Itulah sebab aku mencari tahu tentang hal tersebut, dengan harapan agar lebih mudah mengontrol emosi emosi yang negative.
Menurut Joseph Ledoux dalam penelitiannya di Centre of Neural Science, New York, amygdala adalah komponen utama penghasil emosi, bentuknya menyerupai kacang almond sehingga kenapa disebut dengan Amigdala dalam bahasa Yunani. Didalam susunan otak, manusia mempunyai dua amigdala yang ukurannya sedikit lebih besar dari ukuran primata lainnya.
Amigdala adalah bagian otak yang berfungsi untuk menyimpan ingatan yang berkaitan dengan emosi. Cara kerjanya, amigdala akan memindai semua informasi yang masuk melalui panca indra, melalui pertanyaan yang sangat sederhana seperti: “Apakah ini sesuatu yang sangat dibenci ? ditakuti?..” apabila jawabannya ya, amigdala akan mengirimkan sinyal siaga ke seluruh bagian otak. Ketika terjadi suatu kejadian yang memicu emosi, misalkan takut, yang terjadi adlah amigdala mengirim pesan keseluruh bagian otak sehingga memicu dikeluarkannya hormone yang berkenaan mulai dari muculnya reaksi paling dasar dari system, mensiagakan otot dan lainnya. Selain itu amygdala juga memicu dikeluarkannya neurotransmitter norepinephrine untuk meningkatkan reaksi dari area utama otak, sehingga panca indra menjadi lebih siaga. amygdala juga mengirim pesan ke batang otak sehingga memunculkan ekspresi takut, ketegangan, meningkatkan laju detak jantung yang meninggikan tekanan darah dan membuat nafas menjadi lebih cepat dan dangkal. Penelitian yang dilakukan oleh LeDoux mengindikasikan bahwa aliran informasi yang diterima dari panca indra terpecah menjadi dua jalur. Satu jalur menuju ke thalamus berlanjut ke neo cortex, sementara jalur yang lain mengarah ke amygdala. Jalur langsung dari thalamus ke amygdala terdiri atas rangkaian neuron yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan pada jalur yang menghubungkan thalamus dengan neo cortex. Sebagai ilustrasi pada tikus, rute antara thalamus ke neo cortex panjangnya dua kali lebih panjang dibandingkan rute dari thalamus ke amygdala. Informasi dari thalamus ke amygdala dapat bergerak dalam satuan 12/1000 detik (lebih singkat dari pada satu nafas). Arsitektur ini yang memungkinkan amygdala dapat merespon lebih cepat (sangat kilat) bahkan sebelum neo cortex menerima dan mengenali keseluruhan informasi yang dikirim dari thalamus.
Dari thalamus sebagian besar informasi mengalir ke neo cortex dibandingkan ke amygdala. Bagian yang mengatur aliran informasi tersebut adalah prefrontal lobes. Ketika ada suatu kejadian yang tidak diinginkan, prefrontal lobes melakukan penimbangan untung-rugi atas respon yang akan dilakukan. Pada binatang, responnya sangat terbatas, lawan atau lari. Pada manusia alternatif responnya bisa lebih banyak, mulai dari lawan, negosiasi, diskusi, merayu, hingga lari. Sama seperti amygdala, ketiadaan prefrontal lobes membuat individu tidak memiliki aspek emosional pada hidupnya.
Emosi dan memori saling mempengaruhi satu sama lain, artinya emosi dapat mendatangkan kembali memori tertentu dan sebaliknya memori juga dapat memicu emosi tertentu. Hal ini tentunya mengindikasikan betapa strategisnya peranan emosi pada keberhasilan pembelajaran individu. Untuk menjamin keberhasilan belajar siswa, contohnya, ia perlu dibekali dengan kemampuan mengenai manajemen emosi (lebih besar konteksnya dibandingkan hanya sebatas pengendalian emosi).
Jika ditinjau dari segi anatomi otak, bagian yang berhubungan langsung dengan fungsi memori adalah hippocampus. Hippocampus memainkan peranan yang sangat signifikan dalam pembentukan memory faktual. Pada pengalaman keseharian, hippocampus adalah bagian yang membuat anda mengenali wajah teman anda, si Rudi. Sementara amygdala yang menambahkan unsur emosi atas memori tersebut; betapa anda membenci si Rudi.Peranan amygdala, yang menambahkan unsur emosional pada memori tertentu, membuat memori tersebut lebih tahan lama. Itulah sebabnya mengapa pengalaman yang emosional mudah diingat.
Otak ternyata memiliki dua sistem memori, memori faktual dan memori emosional. Memori faktual berkenaan dengan informasi yang tidak memicu munculnya emosi tertentu pada diri individu, sebatas dry facts. Misalnya informasi mengenai hari Soempah Pemoeda, tanggal 28 Oktober 1928. Adapun memori emosional sangat berkenaan dengan informasi yang dapat memicu munculnya (kembali) emosi tertentu yang dulu pernah anda alami.
Ketika terdapat satu elemen dari pengalaman saat ini yang serupa dengan satu elemen dari pengalaman masa lalu, secara otomatis amygdala mengidentifikasi seolah kedua pengalaman tersebut identik. Hal ini menjelaskan mekanisme kerja emosional anchoring/anchor. Artinya ketika individu mendapati satu komponen pengalaman masa lalu pada masa sekarang, maka hal itu akan memicu amygdala untuk secara asosiatif memunculkan kembali seluruh pengalaman masa lampau. Dan inilah pula yang menjelaskan mengapa anda bisa menangis atau marah-marah saat ketika melewati suatu jalan tertentu.
Lebi lanjut, para peneliti dari Universitas California yaitu James McGaugh dan Larry Cahill melakukan studi penting yang menunjukkan bagaimana emosi berkaitan dengan peningkatan dan penguatan memori dan kemampuan belajar. Professor pendidikan dari Universitas Oregon, Robert
Sylwester juga mengemukakan bahwa emosi sangat penting bagi proses pendidikan karena emosi menarik dan mendorong proses belajar dan penguatan memori. Jangan pernah memisahkan emosi dari aktivitas-aktivitas penting kehidupan karena sama dengan memisahkan dua sisi mata uang.
Itulah sebabnya mengapa begitu penting bahwa kita sebagai pembelajar, belajar bagaimana mengendalikan dan menguasai keadaan pikiran, dan bagaimana mengajar anak-anak anda
tentang bagaimana mengetahui, mengenal, dan mengendalikan emosi harus menjadi bagian dari pembelajaran di rumah masing-masing.
Soerabaja, 20-06-2010
/span>
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

SAHABAT & BELAHAN JIWAKU

“Ibu gak ada temenge ya? Tak temengi aku ya?”
Itu satu kata-kata yang terngiang di telingaku hari ini. Si kecil sudah beranjak 3 tahun 5 bulan, dan yang membuatku selalu jatuh cinta padanya adalah kata-katanya yang seakan tak pernah habis dan polahnya yang tak pernah bisa diam. Ada yang menyebut anakku termasuk hiperaktif, tetapi buatku dia adalah anak yang aktif dan rasa ingin tahunya begitu tinggi.
Hari ini seperti biasa apabila dia sibuk menonton film kesukaannya, The Barney Show, aku mulai mencari kesibukan dengan membaca buku, dan begitu melihatku membaca buku, si kecil langsung sibuk mengangkut buku bukunya untuk minta dibacakan juga. Dan kali ini aku minta giliran si kecil buat cerita.
“Ayo adhek yang cerita gentian, khan adhek hafal ceritanya”
“Suaraku habis bu, ehm….sambil berlagak batuk batuk " ibu aja…”
“Lho dicoba dulu pasti bisa, tuh dari tadi nyanyi nyanyi juga ga papa”
Langsung dia menjajar buku bukunya
“Yang mana bu, yang ini aja ya,” Sambil menunjuk buku berjudul “Pergi ke Ciulin”
“Ya coba”
Dibukanya halaman pertama, langsung saja si kecil asyik bercerita
“Mau pergi..naik mobil. Ira bawa tas, ade bawa tas, Ari bawa mainan, Ibu bawa tas”
halaman selanjutnya,” banyak mobil di jalan…ayo ibu hitung ada berapa orangnya…1,..2..3..4..5..6..7…ada 7 terus jalan ada mobil ada truk ada bis ada mobil lagi”
Halaman terakhir,” Horee samapai rumah nenek, eh awas ada ayam….hehehe bu ayamnya kaget mau ditabarak ya?...selesai!!!”
Dibuku yang kedua, ada hal yang berbeda dari cara berceritanya. Sempat aku merekam dan kucoba tuliskan disini. Buku kedua berjudul “Pergi Piknik”
“F ong peng eng…”
“Ayo…naik kuda…”
“naik kuda…anta kuda…ayah adhek ibu ayah nenek telus..
“Terus kemana itu ya?
“sini…tooko
“beli apa itu?
“bayong…e song peng keng om ning keng ira dan adhek dan ita dan adhek beli mainan, lho ibu mana?
“Ibu kemana tadi? Beli buah
“ibu disini gak ada?
“Iya dibaliknya ini
“esh ong keng lho ari sama adhek tadi mana?
“di halaman yang tadi beli mainan
“esh ong keng o p keng peng…
“Ibu beli buah apa?
“jeluk…esh ong peng leng keng esh on peng om neng
“buah apa itu? Buah a?
“apel esh m o p meng peng …
“bahasa apa itu?
“lho basa endoneca….esg ong peng m o p keng teng om neng…lho bu sini ada kambing…..es om peng teng….”
Waahh…adhek pinter bercerita…. Tepuk tangan….
Si kecil semakin pandai mengekspresikan perasaannya juga berimajinasi, terkadang kami bermain imajinasi seperti memancing di kolam pinggir tempat tidur dan buat ikan bakar.
Satu hal yang pernah kubaca dalam buku “Bright Mom” karya Iva Afianty, bahwa dengan memberi kebebasan anak untuk berekspresi dan berimajinasi akan semakin membuat mereka mampu mengembangkan kreativitas kerja otak mereka serta meningkatkan kecerdasan. (semoga…).
Buatku, si kecil mampu menjadi teman, sahabat , anak dan seseorang yang bagiku adalah bagian dari jiwaku. Untuknya, kucoba berusaha melakukan yang terbaik. Menjadi apapun pilihannya adalah yang terbaik bagi dirinya.
Tahu nggak? Pernah aku coba Tanya, “Adhek kalau sudah besar mau jadi apa? “
Jawabannya mantap dan sampai sekarang tak berubah, “Jadi robot”
“Kenapa?” “ Iya, robot tu kan kuat, bisa jadi pesawat”.
Jawaban itu mulai imur 2 tahun setengah sampai sekarang tak berubah. Dan yang aku salut, dia sudah mulai berpikir kritis, karena sejak kecil kucoba selalu memberikan pertanyaan mengapa?
Oh ya seperti aku bilang tadi, si kecil bukanlah anak yang suka duduk diam, dia lebih suka bereksplorasi keliling ruangan, kalau bisa kemanapun ada pintu dia akan masuk. Teringat saat itu aku ada keperluan ke Bank, dan seperti biasa antrean customer service begitu lama, hampir satu jam. Dan aku tahu kalau si kecil tidak dialihkan perhatian, dia pasti cepat bosan bereksplorasi di satu ruangan dan akan merengek minta pulang. Akhinya kucoba ajak dia berkomunikasi, setiap dia berjalan kembali kea rah ku selalu kuajak bicara tentang berapa jumlah lampu warna putih dek? 1..2…3… dia akan menghitung. Atau coba hitung orang yang pakai baju biru… berapa jumlah tanaman didalam ruangan…. Dia akan bilang bagus ya bu pohonnya…. Iya makanya jangan dipetik atau dirusak ya… nanti gak bagus lagi jadinya, atau bersih ya ruangannya, jadi jangan buang sampah sembarangan.
Memang, tingkat kesadaran dan peka lingkungan harus ditanamkan sejak dini, hingga mengakar hal yang positif, dan peran ibu sangatlah besar disini, khusus nya dalam mendidik. Harapanku, si kecil menjadi anak yang mengerti. Bukan hanya bisa berbicara atau bertindak tapi tak paham maknanya. Mampu mengerti dan peka akan hal hal semestinya. (Amiinnn…)…
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Muncul Lagi

Akhirnya, mulai kubuka lagi blog ini, setelah sekian lama tidak pernah dibuka, tidak pernah diupdate isi isinya. Sebetulnya sudah kangen juga buat ngisi dan menulis lagi. Karena adanya support dari seseorang dan juga inspirasi dari membaca buku karya Pipiet Senja. Yah...coba memulai lagi belajar menulis hal yang ringan-ringan sehingga menjadi terbiasa.
Kalau dipikir pikir kenapa ya, sekarang tak pernah menulis, bahkan menulis buku agenda harian pun jarang, mungkin juga karena banyaknya hal yang mengisi otak dan harus dilakukan. Apalagi di pekerjaan yang baru ini aku dituntut extra keras buat belajar banyak hal, dan aku juga termasuk orang yang suka tantangan, apabila ada minat aku juga tak mau setengah setengah.
Sudah hampir 3 bulan aku menggeluti pekerjaan baruku. Kebetulan sekali atasanku adalah orang yang masih cukup muda sekitar 38-40 tahun, dan dia terbuka dengan hal hal baru, sehingga pas dengan diriku yang juga suka perubahan.
Disini aku diberikan job des yang lumayan banyak, mulai dari memenuhi permintaan pak bos, contact dengan supplier dan customer, mengatur impor barang, sampai membuat analisa data perusahaan. Memang awalnya seperti terpontang panting, memaksakan diri untuk cepat merespon situasi.
Dibandingkan dengan perusahaan yang lama, jauh sekali. Disana aku tergolong sebagai karyawan pasif, karena setiap ada ide yang kukeluarkan tak pernah ada tanggapan, akhirnya otak jadi melempem. Untung juga aku masih diberikan kesempatan buat berkarya, jadi tak ingin sia siakan waktu.
Gol dalam waktu terdekat, lebih disiplin dalam mengatur waktu, konsisten dan fokus dan tidak lupa juga tersenyum.........ok..
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Bertemu kawan Lama di HAL-BIL

Tanpa terasa, lebaran kembali bergulir, tahun sudah berganti yang berarti acara tahunan halal bihalal kembali digelar di Himapala. Sudah menjadi hal yang rutin acara ini dilaksanakan tiap tahun. Selain sebagai ajang temu kangen antar anggota senior, anggota baru, berbagi cerita dan pengalaman. Dan yang pasti saling memamerkan keahlian junior-nya sendiri-sendiri hehehehe........
Ya, baru aku sadari ternyata serasa baru kemarin aku menjadi anggota senior. Mungkin itu karena jiwa yang selalu muda, karena ngumpulnya bareng yang muda-muda terus.... Dan ternyata teman-teman seangkatan yang dulu sama-sama aktif waktu berlatih panjat, ascending-descending atau dayung sekarang sudah sama-sama membawa junior-nya masing-masing, yang juga ga kalah aktifnya sama bapak-ibunya.
Lama tak berjumpa dengan "wong suwek-suwek" and temen-temen, ternyata tak banyak yang berubah. Mereka masihlah pribadi yang sama dengan guyonan khas mereka. Meskipun situasi di Himapala sendiri sedikit berubah, kepedulian mereka masihlah sama.
Aku jadi teringat beberapa tahun silam, ketika aku menjadi anak baru di Himapala. Saat itu, Himapala bagiku adalah hal yang betul betul baru, lingkungan baru, teman baru dan kegiatan baru dari aku yang dulunya tidak begitu aktif di organisasi. Karenanya aku begitu antusias, meskipun alasan utamaku gabung di Himapala adalah karena aku suka naik gunung. Ternyata, tak sangka disini aku mendapatkan banyak hal, mulai dari tersalurkannya hobi naik gunung-ku, aku punya banyak teman positif tidak dari Himapala sendiri tapi juga dari berbagai daerah, aku belajar tentang administrasi, surat-menyurat dan mengurus ijin-ijin ke instansi, belajar tentang organisasi dan yang paling penting bagiku, Himapala membantuku membentuk kepribadian. kalau aku berpendapat pekerjaanku sekarang didukung 90% dari pengalaman berorganisasi-ku di Himapala.
Itulah kenapa perasaanku selalu menjadi bagian dari Himapala meskipun tak lagi aktif kuliah disana masih melekat, apalagi ketika bertemu temen-temen lama, cerita selalu mengalir dan tak pernah bosan meskipun berkali - kali diulang. Bangga-pun juga ketika mengenalkan Himapala pada si kecil, berharap dia nantinya akan dapat pengalaman yang terbaik juga. Salam Lestari!!!! (to be continue nunggu HUT Himapala)
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Yang Unik di Pagi Hari

Ini salah satu pemandangan yang unik, ketika aku dan temen-temen gabung dalam acara sepeda santai. Pengikut dari acara ini rata-rata menggunakan sepeda gunung atau sepeda khusus yang menjadi icon kelompok mereka, yang paling umum adalah rombongan bapak-bapak yang menggunakan sepeda kumbang berhiaskan bendera merah putih atau pernak-pernik tempo dulu.
Tapi khusus yang ini nich... betul-betul beda. Bak ikut karnaval 17 Agustus mereka menggunakan aksesoris, busana bahkan sampai memodifikasi sepeda mereka dengan dandanan jaman baheula. Mungkin tema yang diusung.."Manusia purba masuk kota", bukan tarzan lagi soalnya...hiasan yang dipakai banyak menggunakan tulang belulang..hiiyy...
Hehehe tapi unik, bagus juga. Berani tampil Beda.
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Suasana Baru, Semangat Baru

Tanpa terasa sudah genap 1 bulan, aku pindah kerja. Meninggalkan kebiasaan kerjaku selama 6 tahun dan teman-teman yang sudah bagaikan keluarga. Memang berat, apalagi aku harus memutuskan untuk meninggalkan zona kenyamanan yang selama ini seakan mengakar. But....hidup penuh dengan pilihan bukan?
Jadi, setelah berpikir dari banyak sisi, aspek dan hal, juga ditimbang-timbang akhirnya kuputuskan untuk pindah di lingkungan kerja yang baru serta bidang usaha yang baru, dan otomatis aku harus belajar lagi dari awal tentang bidang usaha yang baru itu. Tapi tak mengapa, karena bagiku itu adalah tantangan dan tantangan baru pasti akan menimbulkan dorongan untuk memunculkan adrenalin baru hingga tumbuh semangat baru, semangat untuk belajar hal-hal baru.
Hari ini, aku melalui hari dengan se-abreg tugas, mulai angkat dan jawab telpon, membalas semua email, menjawab semua pertanyaan lewat ym, msn dan skype, membuat surat penawaran dan surat-surat lain, juga harus siap setiap saat bos panggil untuk meminta ini, itu. I enjoy that..... aku memang betul-betul menikmatinya, karena itu salah satu misi-ku, membuat otak-ku berputar. Aku hanya perlu mencari ritme-nya, hingga jangan sampai aku diatur oleh pekerjaan-ku tapi aku yang mengatur pekerjaanku.
Ada hal yang kuambil dari masa-ku ini, memang tidak mudah membuat keputusan yang kita tahu resiko-nya tidak gampang. Membuat keputusan untuk mengubah satu kebiasaan yang kita suka meskipun kita tahu kebiasaan itu buruk. Dulu aku pernah berpikir tentang makna sebuah kesadaran. Apakah sebuah kesadaran itu? Seandainya kita melakukan kebiasaan buruk, apakah sudah disebut kesadaran apabila kita menyadari kesalahan kita tanpa mampu bertindak mengubahnya menjadi lebih baik?
Bagiku kesadaran dimulai dari tahu tentang apa yang seharusnya kita tinggalkan dan seharusnya kita lakukan, dilanjutkan dengan action.
Hidup memang penuh dengan pilihan, semua ada hal baik dan buruk tergantung bagaimana cara kita berpikir, tapi kita tak kan pernah tahu kejutan apa didalam pilihan itu kalau kita tak pernah memilih.
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

SECANGKIR KOPI DI PAGI HARI

Kopi adalah satu-satunya minuman favoritku. Sempat aku merasa heran sebelumnya, mengapa aku begitu menyukainya?. Mungkin semuanya berawal dari suatu kebiasaan yang akhirnya mendarah daging. Kebiasaan minum kopi-ku berawal ketika aku masih duduk dibangku kuliah, pas semester akhir. Meskipun sebelumnya aku menikmati kopi sebagai pelengkap “cangkruk” bersama teman-teman dikampus. Disemester terakhir itu, kebetulan aku menjalani sederetan pekerjaan dan tugas yang membuatku berpikir bahwa waktu 24 jam sehari itu kurang Ya, bagiku waktu itu 24 jam sehari masihlah kurang, karena apa yang aku kerjakan selalu tidak mampu terselesaikan tepat waktu, meskipun sedemikian rupa aku sudah mengatur se-efisien dan se-cermat mungkin. Hingga bagiku saat itu, tidur adalah pemborosan waktu. Dalam waktu yang bersamaan, aku harus mampu menyelesaikan skripsi, juga kuliah, melakukan pekerjaan rutinku sebagai guru les private dan melakukan tugasku sebagai sekretaris di bisnis yang aku dan teman-temanku coba rintis, bisnis di bidang pengelolaan sumber daya manusia yang waktu itu brand name-nya SuperCamp. Hingga terbayang kan? Bagaimana aku harus membagi waktu dan otak untuk seluruh aktivitas. Pagi hari pukul 8.00 harus sudah stand-by di kampus mengikuti kuliah sampai pukul 12.00 dilanjutkan pukul 14.00 harus memberi les private di beberapa tempat sampai pukul 20.00, sekitar pukul 21.00 kita mengadakan pertemuan SuperCamp (memang mayoritas orang-orang yang ada disitu adalah orang yang hanya punya waktu senggang di malam hari….) dan pulang. Sesampai di kost tidur sekitar 1-2 jam untuk bangun pukul 24.00, guna memaksimalkan otak menyelesaikan skripsi sampai pukul 06.00 dini hari. Nah saat inilah kopi bagiku adalah teman sekaligus sahabat yang selalu menemaniku tanpa pernah mengeluh sedikit pun. Dan sekarang tergelitik aku mencoba untuk mencari tentang apa yang terkumpul di satu cangkir kopi hingga membuatku begitu tergila-gila. Semua hal mempunyai 2 sisi, seperti hal-nya kopi, ada manfaat dan juga ada kerugian yang didapatkan, dimana hal negatif tersebut kita dapatkan apabila kita mengkonsumsi terlalu berlebih. Secangkir kopi ternyata mengandung 115 milligram kafein, secangkir espresso (dan kopi tubruk/saring) mengandung sekitar 80 mg kafein, sedangkan kopi instan mengandung sekitar 65 mg kafein. ASAL KOPI Kopi merupakan biji-bijian dari pohon jenis Coffea. Satu pohon kopi dapat menghasilkan sekitar 1kg (2lb) kopi per tahun. Ada lebih dari 25 jenis kopi, dengan 3 jenis utama yang paling terkenal adalah Robusta, Liberia dan Arabica, yang mewakili 70% dari total produksi. Walaupun kopi diyakini telah tumbuh didekat Laut Merah sejak abad ke 7, seorang penulis Arab di abad ke 15, Shehabeddin Ben, menulis bahwa orang-orang Etiopia telah menikmati minuman kopi jauh lebih lama dari yang pernah diketahui orang. Pada abad ke-16, perkebunan kopi ditemukan di dataran Yaman, Arab. Setelah seorang dutabesar Turki memperkenalkan kopi ke pengadilan Raja Louis XIV pada tahun 1669, dengan cepatnya kopi menyebar ke bangsa Europa. Beberapa tahun kemudian, orang-orang Belanda memperkenalkan kopi ke pulau Jawa di Indonesia. Pada tahun 1714, seorang Prancis, Desclieux, membudidayakan kopi dengan cara menanamkan tangkainya di kepulauan Martinique. Perkebunan kopi kemudian merebak dari French Guiana ke Brazil dan Amerika Tengah. Saat ini perkebunan kopi telah berada diseluruh dunia. YANG ADA DALAM SECANGKIR KOPI Kafein yang terdapat dalam kopi membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga dapat membakar lebih banyak lemak. Selain itu, minuman ini juga ternyata dapat mengurangi nafsu makan sampai 35 persen dan membuat orang jadi semangat berolahraga. Namun, konsumsi kopi sebaiknya tidak lebih dari dua cangkir setiap hari karena kandungan kafeinnya dapat meningkatkan denyut jantung 2 kali lipat. Sebaiknya minum kopi pahit karena yang berbahaya justru gula yang biasanya menemani kopi. Tingkat Aman Konsumsi Kafein Secara umum, konsumsi kafein yang aman kurang dari 300 mg setiap hari. Ini setara dengan : 3-4 cangkir kopi giling 5 cangkir kopi instan 5 cangkir teh 6 minuman berkola 10 tablet obat pereda rasa nyeri Sebuah penelitian yang dilakukan di London menunjukkan bahwa konsumsi kafein rata-rata sekitar 428 mg per hari, dengan kisaran 230 mg - 670 mg. Konsumsi kafein umumnya digolongkan menjadi tiga bagian Pengguna rendah bila konsumsi kurang dari 200 mg per hari. Pengguna sedang dengan konsumsi 200-400 mg per hari. Pengguna tinggi bila konsumsi kafein lebih dari 400 mg per hari. Hati-Hati Bila Sudah Sakit Bagaimanapun juga, konsumsi kafein, terutama dari kopi, bisa menimbulkan masalah pada orang yang sudah mengidap penyakit seperti berikut : Orang dengan tukak lambung. Kafein dapat meningkatkan kadar asam dalam lambung. Kondisi ini akan membuat tukak semakin parah dan memperlambat proses penyembuhan. Jadi sebaiknya orang dengan tukak lambung tidak minum kopi. Konsumsi teh masih diperbolehkan. Orang dengan hipertensi. Kafein dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga bisa meningkatkan tekanan darah yang sudah tinggi. Orang dengan penyakit jantung. Kafein akan membuat detak nadi semakin cepat. Berikut beberapa point dan manfaat dari secangkir minuman yang bernama kopi, yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber : Delapan puluh persen orang dewasa di dunia minum kopi sedikitnya sekali sehari. Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan. Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi atau teh 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak. Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat atau teh hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, Ph.D., dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang. Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein. Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru. Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat “bahan bakar” yang dipakai otot lebih lama. Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik. Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis). Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein. Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA. Kafein juga melindungi jantung dan kanker. Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS. Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi. Minum kopi membuat sperma “berenang” lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan “American Society for Reproductive Medicine” di San Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburan kaum adam. JENIS MINUMAN KOPI Irish Coffee Irish Coffee klasik terdiri dari hot coffee yang dicampur dengan Irish whiskey, gula, dan double cream yang mengambang diatasnya. Di waroeng kopi yang pernah saya kunjungi, ada juga yang menyebut irish coffee dengan royal coffe. Campurannya kurang lebih sama: kopi, gula, susu/krim dan sedikit whiskey. Kopi Moccacino Moccacino yang berarti Caffee Latte dicampur coklat. Nama Mocha sendiri sebenarnya adalah sebuah nama varietas kopi dari daerah Mocha, Yaman. Meskipun dibuat tanpa campuran coklat, tapi kopi mocha asli Yaman seperti ada rasa coklat didalamnya. Kopi Espresso Espresso adalah kopi pekat dengan tingkat konsentrasi dan rasa yang kuat, untuk membuat espresso dibutuhkan mesin espresso. Espresso sendiri dalam bahasa Italia berarti kopi. Espresso murni tanpa campuran apapun dan disajikan dalam gelas kecil disebut shot. Satu gelas shot setara dengan 44 mililiter cairan. Komponen espresso yang terpenting adalah crema, yakni busa keemasan yang mengambang di permukaan kopi, di dalamnya terkandung minyak, protein, dan gula. Shot espresso merupakan dasar minuman kopi lain, seperti latte, cappuccino, macchiatos, dan mocca Kopi Luwak Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak. Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup mahal. Kopi yang dikais dari kotoran luwak ini bisa mencapai harga AS$100 per 450 gram. Hanya saja kebenaran kopi yang dijual adalah benar-benar kopi luwak masih dipertentangkan. Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak sejenis musang. Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi. Namun binatang Luwak saat ini sekarang sukar untuk ditemukan. Dagingnya yang dipercaya dapat mengobati penyakit Asma membuat hewan ini terus diburu. Disayangkan kenikmatan kopi yang berasal dari memungut biji-biji kopi dari kotoran Luwak hanya tinggal mitos (wikipedia). Kopi Toebroek Kopi tubruk itu lugu dan sederhana. Tidak peduli penampilan serta kasar, tapi memiliki aroma tajam yang sangat nikmat Coffee Latte Latte dalam bahasa Italia sebenarnya berarti susu. Coffee Latte gaya Amerika mempunyai kombinasi sepertiga espresso dan dua pertiga susu. Sehingga rasa susunya lebih dominan. FILOSOFI KOPI Secangkir kopi yang beraroma menakjubkan terkenal ampuh untuk membangunkan mata yang ngantuk. Bahkan, ada juga yang merasa belum ‘on’ kalau belum menyeruput kopi panas di pagi hari. Cerita tentang kopi tak berhenti sampai di situ saja. Jenis kopi tertentu seakan mampu mewakili sifat dan kepribadian seseorang dan memiliki makna tersendiri. Espresso = keras, simple, to the point Capuchino = sederhana, bersahaja, klasik Caffe latter = menenangkan Coffe with mocha = menyenangkan Coffee Americano = teliti Caramel Latte = menggoda, menawan Caramel Macchiato = keinginan yang selalu tercapai.
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

What is THE HAPPINESS

What is the meaning of happiness? Everyone surely have already known this word, so simple, comes from haapy. But I am not sure that they are totally understand about the meaning of it.

Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

IN MEMORIAM “MBAH ELLI”, 15 PEBRUARI 2008

Sekali lagi untuk kesekian kalinya, salah satu temanku pergi, menghadap Sang Pencipta. Dan untuk kesekian kalinya aku dan yang lainnya tetaplah berbaris rapi juga menuju-Nya. Mengingat satu rekan kerja ku yang kami panggil dengan sebutan “mbah”, karena umur beliau yang sudah cukup lama dibandingkan kami, 77 tahun. Mbah Elli, begitu kami menyebut lengkapnya, memang bisa disebut seseorang yang cukup aktif. Dengan usia se-lanjut itu beliau masih mampu mengerjakan pekerjaan kantor yang berurusan dengan hal seputar pajak. Masih tangkas mengendarai motor dengan kecepatan diatas rata-rata, dan pantang sekali terlihat lemah didepan kami. Meskipun akhirnya secara fisik, beliau menyerah pada penyakit yang tanpa beliau sadari, osteoporosis stadium 4, yang memakan habis sebagian dari tulang iga-nya. Kemarin kami ber-bela sungkawa ke rumah beliau dan seperti ritual lainnya pun, kami akan mendengarkan dengan takzim penuturan anggota keluarga beliau yang menceritakan saat – saat terakhir. Diceritakan bahwa pada saat terakhir hampir datang, kakek dari 24 cucu dan 2 cicit ini sudah mampu menyambutnya, begitu merasakan kehadiran malaikat Izrail yang menunggu disamping-nya dan mampu mengikhlaskan semuanya. Beliau pun sempat meminta sang istri untuk menghubungi teman-teman di kantor dan pihak keluar untuk berpamitan dan berpesan terakhir. Aku menulis ini, sebagai persembahan terakhir-ku buat Pak Elli, semoga tenang dialam sana dan namanya tersimpan rapi di hati orang-orang yang menyayang-nya. Yang selalu tersimpan jelas dalam ingatan kami, beliau adalah sosok yang tegar, berpikir bahwa kemauan keras akan mampu mengeluarkan kemampuan yang tak terlihat, selalu aktif tanpa terbentur dengan usia dan keadaan dan pengabdian tanpa ada batas. Dari kami,….. Selamat jalan mbah Elly…… Telah jatuh sudah Helai daun yang tertulis namanya Kembali menuju tempat dia berasal. Telah tergores sudah Kenangan tentang hidupnya Tersimpan di benak dan tak terlupa. Dia ada ketika kami-pun ada Bersama saling tersenyum Dan melewatkan waktu. Ingin di hati kami Yang sedang berbaris menuju-Nya Mampu kembali dalam senyum dan kenangan indah. Sadari di hati kami Kami pulang tanpa apa-apa Hanya iman dan kebaikan sebagai bekal. Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

ON ROAD IN JOGJAKARTA

Catatan perjalanan 2 hari di kota Yogyakarta by bike Sudah lama sekali keinginan untuk berkeliling kota Jogja dengan bersepeda akhirnya terwujud juga. Berkenalan dengan kota Jogja melalui bersepeda gunung ternyata menimbulkan sensasi tersendiri, selain lebih mampu menjelajah ke daerah-daerah yang tersembunyi juga lebih merasa dekat dengan kota itu sendiri. Jogjakarta yang cukup dikenal sabagai salah satu daerah pariwisata yang terkenal dengan sejarah dan warisan budayanya. Jogja merupakan pusat kerajaan Mataram (1575-1640), dan sampai sekarang ada Kraton (Istana) yang masih berfungsi dalam arti yang sesungguhnya. . Jogja juga memiliki banyak candi berusia ribuan tahun yang merupakan peninggalan kerajaan-kerajaan besar jaman dahulu, di antaranya adalah Candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Syailendra. Selain warisan budaya, Jogja memiliki panorama alam yang indah. Hamparan sawah nan hijau menyelimuti daerah pinggiran dengan Gunung Merapi tampak sebagai latar belakangnya. Pantai-pantai yang masih alami dengan mudah ditemukan di sebelah selatan Jogja.
Atmosfir seni begitu terasa di Jogja. Malioboro, yang merupakan urat nadi Jogja, dibanjiri barang kerajinan dari segenap penjuru. Musisi jalanan pun selalu siap menghibur pengunjung warung-warung lesehan. Perjalanan ini dimulai dari Surabaya, stasiun wonokromo tanggal 4 Juli 2008, kami memilih kereta api kelas ekonomi, karena selain menghemat biaya, satu-satunya kereta api yang mau mengangkuti sepeda gunung kami hanyalah kereta api ekonomi. Akhirnya kami memutuskan untuk naik kereta api pasundan pukul 06.00, dengan biaya Rp 50.000,- per orang plus sepeda, akhirnya kami berangkat juga ke kota Jogjakarta. Namun karena tidak disediakan kereta barang, maka kami meletakkan sepeda-sepeda kami diantara gerbong dekat pintu masuk. Cukup merepotkan juga karena akhirnya kami harus menunggui sepeda kami selama perjalanan menuju stasiun lempuyangan. Pukul13.30 akhirnya tiba juga kami di stasiun lempuyangan, “SELAMAT DATANG DI JOGJA”. Karena siang begitu terik kami memilih beristirahat sejenak di musholla stasiun, sebelum memulai perjalanan. Pukul 14.00 kami pun mulai beranjak keluar dari stasiun dan yang kami tuju pertama adalah mencari tempat untuk mengisi perut, tidak begitu jauh, masih di sekitar area stasiun. Pukul 14.30 kami mulai bersiap-siap menjelajah kota Jogja dengan tujuan selanjutnya mencari penginapan di daerah Sosrokusuman. Segera saja kami buka peta kota Jogja yang sudah kami persiapkan dari awal. Kebetulan aku satu-satunya yang mahir membaca peta (hehehehehh), jadi lembar peta aku lipat tepat dibagian daerah saat itu kami berada. Aku pasang di setang sepeda dan melajulah kami mengikuti peta. Tidak begitu sulit, karena menurut peta daerah Sosrokusuman ada di dekat kawasan Malioboro dan itu juga tidak begitu jauh dari stasiun Lempuyangan. Ternyata Sosrokusuman adalah nama gang yang didalamnya adalah kawasan penginapan. Begitu banyak penginapan disana mulai dari tariff ratusan ribu per hari sampai yang termurah yang kami tahu sekitar Rp 40.000. Kami memilih seharga Rp 50.000, dengan pertimbangan, pasti banyak waktu yang dihabiskan di luar penginapan, jadi yang penting bersih serta kamar mandi ada di dalam. Setelah beristirahat sejenak selama kurang lebih 1 jam, pukul 16.00 kami memulai rencana kami. Hari ini kami berencana menuju Alun-alun utara kota jogja, Kraton Jogja, Pemandian Taman Sari (tempat Sultan HB 1 dan 3), Pura wisata, alun-alun selatan dan ditutup dengan jalan-jalan disekitar kawasan Malioboro. Di alun-alun utara tidak banyak yang dilihat, selain berputar – putar dan berpose didepan kraton Jogja, namun di pemandian Taman Sari suasananya begitu berbeda, apalagi kita sampai disana sekitar pukul 5 sore. Taman Sari adalah peninggalan masa Sultan Hamengkubuwono 1 dan 3. Lokasinya sendiri terdiri dari beberapa bagian yang terpisah. Pemandiannya sendiri letaknya tertutup, jadi kami harus melewati jalan sempit yang curam untuk bisa melihat keindahan pemandian dari atas. Pemandian tersebut digunakan untuk selir-selir raja. Ditengah pemandian terdapat menara kecil, yang konon tempat raja “mengintip” selir-selirnya. Disaat itulah raja akan menentukan pilihan bagi siapa yang menemani raja pada malam hari. Di kawasan itu juga terdapat bekas istana yang sayangnya kondisinya sudah rusak berat akibat gempa terakhir yang melanda kota Jogja. Dengan berhati-hati kami mencoba naik kesana. Dari atas istana itu kami bisa melihat keindahan kota Jogja, apalagi dimalam hari, begitu indah. Pada masa kesultanan dulu, tempat itu adalah tempat tertinggi di kerajaan. Dimana ketika menghadap ke selatan akan terhampar keindahan gunung merapi dan sebelah utara adalah lautan (sebelum adanya kota Jogja). Disekitar kawasan itu, masyarakat mayoritas bekerja sebagai pengrajin, mulai dari lukisan, batik, ukir-ukiran dll. Mereka menempati daerah itu secara Cuma-Cuma, dengan syarat rumah atau tanah yang ditempati tidak boleh dibeli atau dijual. Karena masih dianggap hak milik kerajaan. Rute selanjutnya adalah Pura wisata, kami tidak masuk kedalamnya hanya melihat bagian depan, karena ternyata pura wisata adalah semacam tempat hiburan, yang menyajikan acara musik untuk masyarakat setempat. (mungkin seperti Taman Hiburan Remaja Surabaya). Setelah itu kami menuju Alun-alun selatan, menghabiskan penat disana dengan menikmati wedang ronde khas Jogja. (hmm…. Enak…). Acara hari itu kami akhiri dengan berjalan – jalan disekitar Malioboro. Hari kedua, perjalanan kami fokuskan pada situs-situs peninggalan sejarah. Kami berencana menuju kawasan candi. Yang pertama kami tuju adalah candi Pawon. Letak Candi Pawon ini berada di antara candi Mendut dan candi Borobudur, tepat berjarak 1750 meter dari candi Borobudur dan 1150 m dari Candi Mendut. Menurut catatan yang tertulis, candi Pawon dipugar tahun 1903. Dan kata Pawon berasal dari bahasa Jawa Awu yang berarti abu, dalam bahasa Jawa sehari-hari kata pawon berarti dapur. Suatu hal yang menarik dari Candi Pawon ini adalah ragam hiasnya. Dinding-dinding luar candi dihias dengan relief pohon hayati (kalpataru). Selanjutnya, kami menuju candi Mendut. Candi Mendut adalah sebuah candi berlatar belakang agama Buddha. Candi ini terletak di desa Mendut, kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, beberapa kilometer dari candi Borobudur. Menurut catatan sejarah yang tertulis disitu, Candi Mendut didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama venuvana yang artinya adalah hutan bambu. Oleh seorang ahli arkeologi Belanda bernama J.G. de Casparis, kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut. Bahan bangunan candi sebenarnya adalah batu bata yang ditutupi dengan batu alam. Bangunan ini terletak pada sebuah basement yang tinggi, sehingga tampak lebih anggun dan kokoh Atapnya bertingkat tiga dan dihiasi dengan stupa-stupa kecil. Hiasan yang terdapat pada candi Mendut berupa hiasan yang berselang-seling. Dihiasi dengan ukiran makhluk-makhluk kahyangan berupa bidadara dan bidadari, dua ekor kera dan seekor garuda. Di dalam induk candi terdapat arca Buddha besar berjumlah tiga. Dan sekarang di depan arca Buddha diletakkan hio-hio dan keranjang untuk menyumbang. Para pengunjung bisa menyulut sebuah hio dan berdoa di sini. Persis di sebelah candi Mendut terdapat vihara Buddha Mendut. Vihara ini dahulunya adalah sebuah biara Katholik yang kemudian tanahnya dibagi-bagi kepada rakyat pada tahun 1950-an. Lalu tanah-tanah rakyat ini dibeli oleh sebuah yayasan Buddha dan di atasnya dibangun vihara. Dalam vihara ini terdapat asrama, tempat ibadah, taman, dan beberapa patung Buddha. Beberapa di antaranya adalah sumbangan dari Jepang. Dan tujuan terakhir adalah candi Borobudur, Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang. Yang artinya "gunung" (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Pendiri Borobudur adalah raja dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga sekitar 824 M dan pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad. Candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua tingkat-tingkatannya beberapa stupa. Struktur Borobudur tidak memakai semen sama sekali, melainkan sistem interlock yaitu seperti balok-balok Lego yang bisa menempel tanpa lem. Perjalanan menuju kawasan candi ini kami mulai pagi hari, pukul 06.00 berangkat dari penginapan menuju terminal Jombor. Karena perjalanan cukup jauh kami memutuskan untuk menitipkan sepeda kami di terminal dan menggunakan bus (perjalanan kurang lebih 1,5 jam). Untuk berkeliling di 3 kawasan candi itu kami menggunakan jasa delman dengan ongkos Rp 30.000,- Dari kawasan ini kami menuju pusat kerajinan perak Kota Gede dan juga melihat masjid tertua disana. Dari terminal Jombor, kami bersepeda lagi menuju Kota Gede. Karena perjalanan lumayan panjang, tepat sebelum maghrib kami tiba. Masjid Kota Gede lebih mirip seperti pendopo, terdapat pintu gerbang ketika memasukinya. Dan dibagian samping dan belakang terdapat bangunan, semacam rumah-rumah dan ruang – ruang atau bale-bale. Dibagian samping terdapat rumah penjaga masjid dan bale-bale tempat raja dan pembesar kerajaan berkumpul. Dan dibagian belakang terdapat makam raja-raja. Setelah merasakan sholat maghrib di masjid tertua, kami kembali ke penginapan untuk berkemas dan menghabiskan malam di Malioboro. Bersiap-siap pulang ke kota Surabaya dengan kereta pertama…………………………………………………… (291008)
Read more...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments